Mempercayakan kampanye pemasaran pada jasa iklan TikTok sering menjadi pilihan yang tepat. Keputusan ini membantu melihat peluang baru, tetapi hasilnya tetap perlu dipastikan. Keberhasilan tidak cukup dinilai dari jumlah like maupun view. Data dan metrik yang relevan justru memberi gambaran yang lebih akurat tentang dampaknya pada bisnis.
Metrik Utama untuk Menilai Keberhasilan Jasa Iklan TikTok
Setiap metrik membantu menunjukkan perkembangan kampanye. Hasilnya dapat menggambarkan kondisi promosi dengan lebih akurat.
- Return on Ad Spend (ROAS)
ROAS menjadi cara utama untuk melihat keuntungan dari kampanye. Metrik ini menunjukkan berapa pendapatan yang muncul dari setiap rupiah yang dikeluarkan untuk iklan.
Rumus: ROAS = Pendapatan dari Iklan / Biaya Iklan.
Nilai ROAS membantu memahami seberapa efisien anggaran digunakan. Jika ROAS berada di angka 4, setiap Rp1.000 iklan menghasilkan Rp4.000 pendapatan. Setiap industri punya standar berbeda, dan e-commerce biasanya berada di sekitar 2,5 kali.
Jika ROAS rendah berarti strategi perlu dibahas ulang bersama penyedia jasa iklan TikTok agar penargetan atau materi iklan bisa berkembang.
- Conversion Rate
Conversion Rate menunjukkan kemampuan iklan dalam mendorong audiens untuk melakukan tindakan tertentu, seperti membeli produk, melakukan pendaftaran atau mengisi formulir.
Rumus: Conversion Rate = (Jumlah Konversi / Total Klik) x 100.
Nilai konversi yang tinggi menandakan iklan berhasil menarik perhatian dan sesuai dengan ekspektasi audiens. Hal ini juga menunjukkan landing page bekerja dengan baik.
Bandingkan nilai konversi dengan standar industri, misalnya rata-rata e-commerce sebesar 0,46%. Jika hasilnya rendah, uji dua versi iklan melalui A/B testing untuk melihat perbedaan pada copywriting atau penawaran.
- Click-Through Rate (CTR)
CTR menggambarkan persentase orang yang melihat lalu mengklik iklan.
Rumus: CTR = (Jumlah Klik / Impressions) x 100.
CTR tinggi menjadi tanda bahwa pesan dan tampilan iklan relevan bagi audiens. Nilai rata-rata CTR TikTok berada di sekitar 0,84%.
Namun, jika CTR tinggi yang tidak diikuti konversi menunjukkan masalah pada penargetan atau penawaran yang kurang menarik.
- Engagement Rate (Tingkat Keterlibatan)
Metrik ini adalah perbandingan jumlah interaksi seperti like, komentar, share dan simpan dengan impression atau reach. Engagement Rate membantu melihat sejauh mana audiens terlibat dengan konten iklan.
Rumus: Engagement Rate = [(Like + Komentar + Share) / Impressions] x 100.
Nilai engagement tinggi dapat memperluas jangkauan organik. Ajak agensi iklan TikTok membuat konten lebih yang memancing interaksi, seperti tantangan atau pertanyaan yang menghasilkan komentar.
Memantau metrik utama dan menerapkan langkah analisis secara konsisten, bisa memperlihatkan manfaat dari layanan jasa iklan TikTok. Proses pengukuran yang rutin tidak hanya memperlihatkan ROI, tetapi juga membuka peluang peningkatan profit lewat digital marketing.
