Besi plat stainless merupakan salah satu material yang sering digunakan untuk proyek seperti manufaktur, konstruksiĀ hingga industri. Material ini memiliki sifat tahan karat sehingga cocok digunakan di lingkungan yang memerlukan ketahanan terhadap korosi. Jenisnya ada beragam, mulai dari plat jenis kapal, strip, bordes hingga jenis hitam dengan keunggulan masing-masing.
Jenis Besi Plat Stainless dan Fungsinya
Terdapat beberapa jenis besi plat stainless, berikut diantaranya.
Plat Jenis Kapal
Jenis plat kapal terbuat dari peleburan bijih besi dengan struktur kerucut dari bahan tahan api. Ukurannya relatif lebar dan panjang sehingga cocok digunakan sebagai bahan pembuatan kapal dan tangki. Bahan ini tahan terhadap korosi dan tidak mudah bocor.
Plat Jenis Strip
Besi plat stainless jenis strip mudah ditekuk sesuai kebutuhan dengan menggunakan las. Keunggulan ini membuat bahan tersebut sering digunakan untuk membuat teralis jendela, pagar, sekat hingga ventilasi berbahan besi.
Plat Jenis Bordes
Untuk beberapa besi plat stainless memiliki permukaan berbentuk kembang sehingga dapat mengurangi risiko jatuh atau terpeleset di area licin atau basah. Ini membuat material cocok digunakan pada pengaplikasian lantai bangunan, lantai di transportasi dan anak tangga.
Plat Jenis Hitam
Plat stainless jenis hitam bentuknya sekilas menyerupai tripleks kayu. Kemudian memiliki karakteristik kokoh dan kuat sehingga sering digunakan untuk dudukan bangunan, pelengkap rangka baja bangunan hingga karya seni.
Tips Memilih Besi Plat Stainless
Ketika memilih besi plat pastikan bahwa produk tersebut sesuai dengan kebutuhan dan standar tertentu. Hal yang perlu dipertimbangkan antara lain:
Pertimbangkan Sifat Mekanis
Hal pertama yang perlu dipertimbangkan saat memilih besi plat adalah sifat mekanis yang dibutuhkan untuk proyek. Misalnya saja kekuatan tarik, ketangguhan hingga kekerasan. Pilih plat yang mempunyai sifat mekanis seusia kebutuhan aplikasi proyek.
Tentukan Lingkungan Aplikasi
Lingkungan tempat besi plat digunakan penting dipertimbangkan untuk menentukan jenis material yang dibutuhkan. Jika lingkungan proyek melibatkan paparan terhadap bahan kimia atau air asin maka dapat menggunakan tipe 316. Selain tipe 316, tipe plat stainless yang umum digunakan adalah tipe 304, 201, 410 dan 430.
Tingkat kekuatan yang dibutuhkan untuk aplikasi juga penting diperhatikan. Selain itu, pertimbangkan toleransi dimensi secara ketat.
Sesuaikan dengan Anggaran
Hal yang tidak kalah penting adalah memperhatikan anggaran yang tersedia. Pastikan memilih material sesuai dengan dana yang tersedia. Plat stainless lebih ekonomis daripada material lain, namun tetap harus mempertimbangkan apakah material ini memenuhi kebutuhan aplikasi dengan baik.
Pengolahan Lanjutan
Tips berikutnya adalah mempertimbangkan pengolahan lanjutan. Misalnya saja seperti pengelasan, pemotongan atau perlakuan panas.
Besi plat stainless menjadi bahan manufaktur dan konstruksi yang sering digunakan karena memiliki banyak keunggulan. Selain itu, tersedia dalam berbagai jenis sehingga mudah diaplikasikan di berbagai industri.
